Contoh Proposal

Kali ini saya ingin berbagai contoh proposal yang diharapkan akan berguna bagi sahabat pembaca sekalian. Dalam ulasan ini saya tidak hanya akan membagikan contoh proposal, tetapi juga dilengkapi dengan panduan cara membuat proposal yang benar. Simak ulasannya dibawah ini agar nantinya Anda dapat menyusun proposal dengan baik.

Dalam sebuah proposal, rencana kegiatan juga harus ditulis supaya pihak- pihak yang berkepentingan bisa mengerti akan isi proposal itu sendiri. Karena orang yang memiliki kepentingan ini adalah orang yang memberikan izin atau surat izin, donasi, dana ataupun bantuan dalam bentuk lainnya.

Supaya lebih jelas, disini akan saya akan membahas mengenai proposal, mulai dari pengertian proposal, jenis-jenis proposal, struktur proposal, dan cara membuat proposal beserta dengan contoh proposal yang baik dan benar. Silakan baca sampai baris terakhir artikel ini supaya Anda bisa mendapatkan manfaatnya.

Pengertian proposal


Kata "proposal" berasal dari bahasa Inggris: to propose, yang memiliki makna mengajukan. Atau lebih sederhana lagi bisa di artikan dengan permohonan, pengajuan seperti ide, pemikiran dan juga gagasan yang mana proposal ini di tujukan kepada orang lain agar bisa memperoleh dukungan atau izin.

Dalam penulisan proposal adalah sangat diwajibkan untuk mencantumkan rencana kegiatan hingga tujuannya. Hal tersebut merupakan bagian dari proposal itu sendiri, sehingga Anda tidak boleh mengabaikannya.

Fungsi proposal


Setiap proposal memiliki fungsi tersendiri yang mana fungsi dari proposal ini sangatlah penting bagi suatu komunitas atau juga sebuah lembaga yang akan melaksanakan sebuah program atau sebuah kegiatan. Adapun berikut ini adalah beberapa fungsi proposal:


  1. Proposal memiliki fungsi yang mana dapat melaksanakan penelitian yang juga berhubungan dengan agama, politik, social, ekonomi dan masih banyak lagi.
  2. Proposal berfungsi untuk membangun sebuah usaha baik dari usaha kecil- kecilan, usaha menengah dan juga usaha besar.
  3. Proposal berfungsi untuk digunakan sebagai pengajuan tender dari lembaga baik dari lembaga pemerintah dan juga swasta.
  4. Proposal berguna untuk pengajuan kredit di bank.
  5. Dapat digunakan untul mengadakan acara seminar, pelatihan, diskusi dan lain sebagainya.

Demikian beberapa fungsi atau kegunaan dari proposal yang ternyata cukup bermanfaat sekali bagi kita.

Jenis-jenis proposal


Ada beberapa jenis-jenis proposal yang perlu dipahami. Dan pada umumnya proposal terbagi menjadi empat jenis, yakni:


1. Proposal bisnis /proposal usaha


Proposal bisnis adalah sebuah proposal yang memiliki kaitan dengan dunia usaha maupun bisnis baik itu usaha secara perseorangan ataupun usaha kelompok.

Adapun contoh dari proposal usaha ini adalah misalnya proposal dari pendirian dari sebuah usaha, kemudian ada pula proposal yang berbentuk pengajuan kerja sama antara suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.


2. Proposal proyek 

Jenis proposal berikutnya yaitu proposal proyek. Biasanya proposal ini akan digunakan dalam dunia kerja yang memang memiliki isi rangkaian ragam serta rancangan usaha atau memiliki sifat yang komersil. 

Contoh dari pembuatan proposal proyek salah satunya adalah proposal untuk sebuah proyek pembangunan.

3. Proposal penelitian

Kemudian ada juga yang disebut proposal penelitian dan umumnya jenis proposal yang seperti ini akan sangat sering dipakai pada bidang akademisi.

Adapun contoh dari jenis proposal semacam ini adalah proposal penelitian yang d gunakan untuk pembuatan skripsi, tesis dan masih banyak lagi. Untuk contoh dan juga isi dari proposal seperti ini ialah sebuah pengajuan dari sebuah kegiatan penelitian.


4. Proposal kegiatan

Dan yang terakhir adalah proposal kegiatan yang mana proposal ini merupakan sebuah pengajuan rencana dari suatu kegiatan. Kegiatan ini bisa bersifat individual ataupun bersifat kelompok.

Untuk contoh dari proposal kegiatan salah satunya adalah proposal kegiatan untuk pentas seni budaya.

Itulah beberapa macam jenis-jenis proposal yang cukup penting untuk kita ketahui bersama agar dapat membedakan sifat dan tujuan dari pembuatan suatu proposal.


Cara membuat proposal


Dalam membuat proposal tentu Anda harus mengetahui bagaimana cara membuat proposal, karena tidak mungkin bukan jika Anda membuat proposal dengan asal- asalan tanpa mmeperhatikan kaidah pebulisan yang benar.

Penulisan proposal harus sesuai dengan aturan dalam pembuatan proposal dan menggunakan bahasa baku atau kata baku, sebagaimana dalam menulis surat surat resmi seperti surat dinas dan lainnya.

Memang benar apabila ingin menulis sebuah proposal harus dengan benar dan semua tertulis dengan baik dan benar yang sesuai dengan kegiatan yang akan di lakukan. Dan berikut ini adalah tata cara membuat proposal yang benar:


1. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, biasanya akan di isi dengan hal- hal serta kondisi umum yang menjadi alasan mengapa kegiatan tersebut harus dilaksanakan, kemudian pendahuluan juga bertuliskan tentang hubungan kegiatan sehari- hari dengan kegiatan yang akan di laksanakan dan yang terakhir adalah mengenai poin- poin pembahasan.

2. Dasar Pemikiran

Kemudian untuk yang kedua berisi mengenai dasar apa yang dipakai untuk pelaksanaannya. Misalnya saja tentang program kerja kepengurusan dan lain sebagainya. Dan apabila kegiatan adalah kegiatan yang umum maka bisa pula di dasarkan dengan umum.

3. Tujuan

Tentu dalam pembuatan proposal dari sebuah kegiatan tertentu ingin mendapatkan tujuan dan untuk itulah ketika menulis proposal juga harus menyertakan dari tujuan umum ataupun khusus dengan di adakan kegiatan tersebut. Dan jangan lupa menentukan seberapa pengeluaran yang di kehendaki.

Misalnya saja, memperoleh kader- kader PMII yang taat kepada tuhan yang maha esa, memberi pengetahuan leadership bagi seluruh calon anggota.


4. Tema

Kemudian untuk selanjutnya adalah tema, dalam membuat sebuah proposal tentu harus ada tema yang di angkat dari kegiatan yang akan di lakukan tersebut.

5. Jenis Kegiatan

Dalam penulisan jenis kegiatan akan sangat di butuhkan untuk penjelasan mengenai rangkaian dari kegiatan yang akan dilakukan jika memang kegiatannya tidak hanya satu saja.

Kemudian dalam jenis kegiatan juga harus di cantumkan penjelasan mengenai bentuk dari kegiatan seperti seminar, diskusi, simulasi, pelatihan dan masih banyak lagi.

6. Target

Dalam target ini akan ada uraian yang akan lebih terperinci dari tujuan yang akan di adakan. Dan yang paling utama adalah tentang ukuran- ukuran yang di pakai sebagai penilaian tujuan dapat tercapai dan tidak.

Misalnya: Untuk target dalam kegiatan ini adalah untuk mencetak para kader PMII agar bisa memiliki kemampuan sesuai dengan buku pedoman kaderisasi PMII dan setiap para pelatih harus sudah memiliki kemampuan yang ada di buku pedoman.

7. Sasaran atau Peserta

Maksud dari sasaran sendiri adalah, dalam membuat proposal harus menerangkan mengenai objek atau siapa saja yang turut mengikuti kegiatan tersebut atau biasa di sebut dengan peserta.

8. Waktu dan tempat pelaksanaan
Dalam menulis sebuah proposal juga harus jelas mengenai pelaksanaan dari hari, tanggal, bulan, tahun pelaksanaan kegiatannya. Dan jangan lupakan penjelasan mengenai waktu dan juga tempat pelaksaannya.

9. Penganggaran

Ketika membuat sebuah proposal juga sangat di perlukan kejelasan mengenai anggaran dana yang di butuhkan untuk melaksanakan kegiatan. Namun, perlu di ketahui jika anggaran dana di sini hanya menyebutkan dari total pemasukan dan juga pengeluaran yang memang sudah di perkirakan sebelumnya oleh panitia pelaksana karena untuk perincian dana di buat pada lampiran sendiri.

10. Susunan panitia

Kemudian untuk penulisan dari susunan panitia di dalam proposal, umumnya hanya sekedar di tulis siapa saja yang memang memiliki posisi yang penting saja. Misalnya, penanggung jawab kegiatan, ketua panitia dan lain sebagainya. Dan untuk kelengkapan panitia lainnya akan di tulis pada lampiran lainnya.


11. Jadwal Pelaksanaan

Untuk jadwal kegiatan memang harus di buat sesuai dengan perencanaan di kalender yang sebelumnya telah di susun. Atau bisa juga di tulis pada lampiran tersendiri jika memang jadwal kegiatan lebih banyak.

12. Bagian penutup

Pada bagian penutup proposal berisi mengenai harapan yang ingin di capai dari kegiatan dan memohon dukungan dari semua pihak. Dan pada penutup ini juga ditutup dengan lembar pengesahan dari proposal.

Contoh Proposal Kegiatan


Dan berikut ini adalah contoh proposal yang dapat Anda jadikan sebagai bahan perbandingan atau pembelajaran.

PROPOSAL KEGIATAN
HALAL BIHALAL

I. Latar Belakang

Manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan perhatian, teman dan kasih sayang dari sesamanya. Setiap diri terikat dengan berbagai bentuk ikatan dan hubungan, diantaranya hubungan emosional, sosial, ekonomi dan hubungan kemanusiaan lainnya. Maka demi mencapai kebutuhan tersebut adalah fitrah untuk selalu berusaha berbuat baik terhadap sesamanya. Islam sangat memahami hal tersebut, oleh sebab itu silaturahmi harus dilaksanakan dengan baik.Sesungguhnya silaturahmi merupakan amal shalih yang penuh berkah, dan memberikan kepada pelakunya kebaikan di dunia dan akhirat, menjadikannya diberkahi di manapun ia berada, Allah SWT memberikan berkah kepadanya di setiap kondisi dan perbuatannya, baik yang segera maupun yang tertunda.

Sama halnya dengan keluarga besar Karang Taruna Maju Bersama, pada bulan yang suci perlu diadakannya acara Halal Bihalal untuk menjaga tali silaturahmi. Agar menjadi fitrah kembali dan menambah keharmonisan hubungan kemasyarakatan maka perlu diadakannya  acara ini.

Selain kegiatan halal bihalal yang bertujuan untuk menyambung tali silaturrohim antar sesama keluarga besar Karang taruna Maju Bersama dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengumpulan dana untuk Bakti Sosial yang akan diserahkan ke Panti Asuhan terdekat.

II. Tujuan

Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri 1432 H, Karang Taruna Maju Bersama selaku organisasi kepemudaan ingin mengadakan kegiatan HALAL BI HALAL yang bertujuan :

Untuk mengisi dan memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri  1432 H.
Agar terbina kerjasama antar sesama rekan-rekan muda-mudi Karang Taruna Maju Bersama.
Menjalin kerukunan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat disekitar Karang Taruna Maju Bersama berada.

III. Kegiatan

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSNAAN

Acara halal bihalal ini, akan kami laksanakan pada :

Hari                 :

Tanggal           :

Waktu             : 09.00 s/d selesai

Tempat            : Balai Dusun Sungaibunga

SUSUNAN ACARA

Terlampir.

SUSUNAN PANITIA

Terlampir.

IV. ANGGARAN

Terlampir.

V. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak/Ibu. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Ketua Pelaksana

_______________

Sungaibunga, 8 Agustus 2011

Sekertaris

_________________



Mengetahui,

Kepala Dusun Sungaibunga

______________________


Contoh Proposal Kegiatan  Sekolah


PROPOSAL KEGIATAN PENTAS SENI
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) MTsN KALIMADU


PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Seni menjadi salah satu hal yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan oleh generasi pemuda saat ini. MTsN Kalimadu akan melaksanakan pentas seni dengan penampilan drama seni dan juga tarian tradisional asli Negeri Indonesia.

Dengan adanya pentas seni ini sendiri bertujuan untuk membuat remaja semakin memiliki apresiasi terhadap seni Indonesia. Pentas seni ini juga dilaksanakan agar dapat menghibur para siswa- siswi setelah melakukan ujian akhir sekolah.

B. TUJUAN KEGIATAN

Mempererat tali silaturahmi antara siswa dan juga guru.

Menumbuhkan kerja sama.

Menumbuhkan keaktifan dan juga kreatifitas para siswa dalam seni.

C. PELAKSANAAN

Hari, tanggal :

Pukul :

Tempat :

D. SASARAN KEGIATAN

Sasaran dari kegiatan ini adalah sekian.

E. LEMBAR PENGESAHAN

Sertakan lembaran pengesahan.

F. SUSUNAN KEPANITIAAN

Pelindung:

Pengarah:

Penanggung jawab:

Ketua panitia:

Sekretaris:

Bendahara:

Seksi acara:

Seksi dana usaha:

Seksi humas:

Seksi keamanan:

Seksi dokumentasi:

Seksi peralatan:

G. ANGGARAN DANA

Kas sekolah : Rp. 500.000

Partisipasi siswa: Rp. 2.100.000

Sponsor Tri : Rp.2.100.000

Sponsor AS : Rp.3.500.000

Pastisipasi guru : Rp. 800.000

Total dana : Rp, 9.000.000

Pengeluaran :

Sewa panggung : Rp. 2.300.000

Sewa alat music : Rp. 3.000.000

penataan panggung: Rp. 300.000

Konsumsi : Rp. 1.400.000

Banner : Rp. 350.000

Lain- Lain : Rp. 400.000

Total pengeluaran : Rp. 7.750.000

H. SUSUNAN ACARA

Susunan acara terlampir

I . PENUTUP

Sekian proposal kegiatan ini kami buat dengan keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak lain. Kami sangat berharap semua dapat berpartisipasi, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Lembar pengesahan

Ketua Pelaksana               Sekretaris Pelaksana                    MENGETAHUI

(Hery Wijaya)                    (Talia Latifah)                            Pembina OSIS
(nomor identitas)               (nomor identitas)                          Dirga Andika


Demikian tadi tips cara membuat proposal yang benar sesuai dengan pedoman yang berlaku. Semoga dengan membaca ulasan diatas, Anda akan dapat membuat proposal kegiatan maupun jenis proposal lainnya dengan baik dan benar. Pastikan Anda menyusun proposal Anda dengan lengkap agar maksud dan tujuannya dapat tercapai.


0 Response to "Contoh Proposal"

Post a Comment

close